Arti status hijau, kuning, merah pada quality rating WhatsApp API dan cara menjaganya

Ditulis oleh Rifaldy Elninoru·19 Oktober 2026·Diperbarui 21 Oktober 2026·Komunikasi & Retensi Pelanggan
Bagikan:

Kamu kirim notifikasi pesanan dan promo lewat nomor WhatsApp resmi, lalu suatu pagi pengiriman mulai tersendat dan kamu tidak tahu kenapa. Jawabannya sering ada di quality rating WhatsApp API, yaitu nilai kesehatan nomor yang Meta tetapkan: hijau (High) berarti pesanmu diterima baik, kuning (Medium) berarti keluhan mulai naik, dan merah (Low) berarti Meta bisa membatasi nomormu. Di gateway WhatsApp API resmi api.co.id kamu bisa membaca nilai ini langsung, dari field quality_rating saat kamu memanggil daftar nomor di API, atau dari kartu Quality Metrics di dashboard yang juga menampilkan messaging tier serta jumlah block dan laporan spam 7 hari terakhir. Kalau rating sebuah nomor turun, kami kirim email pemberitahuan supaya kamu bisa menahan pengiriman sebelum nomornya kena batas.

Quality rating WhatsApp API itu apa dan kenapa penting

Yang menghitung rating ini adalah Meta, dari cara penerima menanggapi pesanmu: berapa yang mem-block nomormu, berapa yang menekan tombol laporkan spam, dan seberapa relevan pesan yang kamu kirim. Jadi angkanya mengikuti perilaku penerima, dan kamu tidak bisa mengubahnya dari dalam sistem. Yang bisa kamu lakukan adalah membaca nilainya dan menyesuaikan cara kirim.

Angka ini penting karena ikut menentukan dua hal sekaligus: apakah pesanmu lancar sampai, dan berapa banyak user baru bisa kamu mulai percakapannya tiap hari lewat messaging tier. Definisi resminya ada di dokumentasi quality rating Meta, dan gateway menarik nilainya secara berkala dari graph.facebook.com lalu menaruhnya di tempat yang bisa kamu baca sendiri tanpa harus buka WhatsApp Manager.

Arti status hijau, kuning, dan merah

Hijau (High) adalah kondisi sehat. Penerima menanggapi pesanmu dengan baik, keluhan rendah, dan kamu bisa kirim seperti biasa. Nomor contoh kita, +62 811-9000-100 milik “Toko Sayur Segar”, berada di hijau selama notifikasi pesanannya dibaca dan dibalas pelanggan.

Kuning (Medium) adalah peringatan dini. Jumlah block dan laporan spam mulai naik, dan Meta masih mengirim pesanmu tapi mengawasinya. Ini saat yang tepat untuk mengerem, sebelum turun lebih jauh.

Merah (Low) berarti nomor sudah berisiko dibatasi. Keluhan sudah terlalu banyak, dan kalau dibiarkan, Meta bisa memperlambat pengiriman atau menurunkan messaging tier-mu. Di dashboard, dashboard menandai status merah ini dengan peringatan khusus supaya tidak terlewat.

Bisakah nomor langsung dari hijau ke merah

Bisa. Kalau keluhan melonjak dalam waktu singkat, misalnya setelah satu broadcast besar ke orang yang tidak pernah mendaftar, rating bisa jatuh dari hijau ke merah dalam hitungan jam, tanpa singgah lama di kuning. Karena itu memantau rating setelah kampanye besar lebih berguna daripada mengeceknya sebulan sekali.

Cara membaca quality rating nomor di api.co.id

Ada dua jalan untuk membaca nilai yang sama. Lewat API, kamu ambil daftar nomor beserta ratingnya dari backend-mu sendiri. Lewat dashboard, kamu lihat kartu Quality Metrics yang sudah dirangkai dengan messaging tier dan angka block. Keduanya memakai nilai yang sama: gateway menarik rating dari Meta, lalu membaginya ke dua keluaran itu, plus email saat rating turun.

Alur pembacaan rating nomor WhatsApp dari Meta ke gateway api.co.id

Lewat API: GET /api/v1/public/phone-numbers

Sebelum nomor muncul di sini, nomor itu harus sudah terhubung di gateway (statusnya connected). Kalau kamu belum sampai tahap itu, selesaikan dulu langkah menghubungkan nomor WhatsApp, karena endpoint ini hanya mengembalikan nomor yang sudah tersambung. Yang kamu siapkan cuma API key gateway, yang kamu pasang di header Authorization.

curl -H "Authorization: Bearer YOUR_API_KEY" \
  https://use.api.co.id/api/v1/public/phone-numbers

Balasannya memuat tiap nomormu. Untuk nomor contoh kita, isinya kira-kira begini:

{
  "success": true,
  "data": [
    {
      "id": "...",
      "phone_number_id": "...",
      "display_phone_number": "+62 811-9000-100",
      "verified_name": "Toko Sayur Segar",
      "quality_rating": "YELLOW",
      "is_primary": true,
      "connection_status": "connected",
      "license": { "status": "ACTIVE", "plan_type": "...", "end_date": "...", "auto_renew": false, "days_until_disconnect": null }
    }
  ]
}

Dua nilai yang perlu kamu simpan dari sini adalah quality_rating dan phone_number_id. Yang pertama memberi tahu status nomor (GREEN, YELLOW, atau RED), dan yang kedua kamu pakai untuk mencocokkan nomor mana yang perlu kamu rem. Dengan ini kamu bisa memasang pengecekan rating langsung di pipeline kirimmu, jadi masalah ketahuan sebelum ada laporan manual.

Lewat dashboard: kartu Quality Metrics

Di dashboard, kartu Quality Metrics menunjukkan rating yang sama sebagai HIGH, MEDIUM, atau LOW, dengan warna hijau, kuning, merah. Di sampingnya kamu lihat Messaging Tier, jumlah Blocks, dan Spam Reports selama 7 hari terakhir. Jadi HIGH/MEDIUM/LOW di dashboard adalah nilai yang sama dengan GREEN/YELLOW/RED di API, cuma beda label tampilan. Untuk nomor Toko Sayur Segar yang sedang YELLOW tadi, dashboard menunjukkan Messaging Tier TIER_10K, Blocks 14, dan Spam Reports 6 dalam 7 hari terakhir. Dengan block dan spam sebanyak itu, ratingnya jatuh ke kuning, dan kartu ini memberi peringatan khusus begitu nomor turun ke LOW.

Messaging tier dan hubungannya dengan rating

Messaging tier menentukan berapa banyak user unik bisa kamu mulai percakapannya dalam 24 jam. Rinciannya ada di dokumentasi messaging limits Meta, dan di gateway tampil seperti ini:

Tier User unik baru per 24 jam
TIER_1K 1.000
TIER_10K 10.000
TIER_100K 100.000
TIER_UNLIMITED tanpa batas

Tier naik otomatis saat volume kirimmu bertambah dan rating tetap sehat, dan bisa turun lagi kalau rating memburuk. Jadi rating merah tidak cuma soal pesan tersendat, tapi juga bisa memangkas berapa banyak pelanggan baru yang bisa kamu jangkau besok. Menjaga rating tetap hijau adalah cara menjaga tier tetap di tempatnya.

Apa yang menurunkan rating dan error yang muncul

Penyebab utamanya hampir selalu sama: penerima mem-block atau melaporkan pesanmu sebagai spam, pesan yang terlalu jualan atau tidak relevan, dan kirim ke kontak yang belum pernah opt-in. Broadcast massal ke daftar yang belum opt-in adalah pemicu yang umum, dan cara menghindarinya kami bahas terpisah di panduan blast WhatsApp tanpa kena banned.

Saat nomor sudah bermasalah, kamu akan melihatnya juga dari error yang muncul ketika mengirim. Error berikut yang terkait kualitas:

Kode Arti Langkah pemulihan
131048 Batas Spam Tercapai, terlalu banyak pesan diblokir atau dilaporkan spam Kurangi frekuensi, pastikan penerima opt-in, tingkatkan relevansi, lalu cek quality rating
131049 Pengiriman Ditolak, Meta tidak mengirim demi menjaga ekosistem sehat Tunggu 24 jam, kurangi pesan marketing ke user yang sama, relevankan kontennya
368 Diblokir Sementara karena pelanggaran kebijakan Tinjau kebijakan, pastikan konten sesuai, tunggu sampai blokir berakhir
131031 Akun Terkunci karena pelanggaran atau verifikasi tidak cocok Cek WhatsApp Manager, ajukan Request Review, tunggu 24 sampai 48 jam
132015 Template dipause karena kualitasnya rendah Perbaiki isi template supaya lebih relevan sebelum dipakai lagi

Perlakukan error ini sebagai sinyal kualitas. Begitu salah satunya muncul, berhenti kirim ke segmen yang sama dan cek rating nomornya dulu sebelum melanjutkan.

Langkah menjaga dan memulihkan nomor

Empat langkah ini yang kami sarankan saat nomor turun ke kuning atau merah. Pertama, turunkan frekuensi kirim hari itu dan hentikan broadcast massal. Kedua, kirim hanya ke kontak yang pernah membalas atau sudah mendaftar, dan cara mengatur daftarnya ada di panduan broadcast ke kontak opt-in. Ketiga, perbaiki template yang terlalu jualan supaya isinya relevan dengan penerima. Keempat, pantau ulang rating lewat API atau dashboard sampai kembali hijau.

Kamu tidak perlu mengecek manual tiap hari untuk tahu ada masalah. Saat rating sebuah nomor turun, kami kirim email pemberitahuan ke tim, jadi kamu bisa langsung bertindak begitu ada tanda. Begini jalannya di Toko Sayur Segar: mereka kirim broadcast promo mingguan ke 3.000 nomor, dan pekan ketiga banyak penerima mem-block karena merasa tidak pernah mendaftar. Rating turun dari GREEN ke YELLOW, tim menerima email penurunan rating, lalu mereka memanggil daftar nomor, melihat quality_rating: "YELLOW" dan 14 block dalam 7 hari di dashboard. Mereka menghentikan broadcast massal, memindahkan promo ke daftar opt-in, dan mengganti template yang terlalu jualan. Dua hari kemudian rating kembali GREEN dan messaging tier TIER_10K tetap aman, sehingga notifikasi pesanan tidak ikut terganggu.

Biaya dan prasyarat

Supaya nomor muncul dan punya rating, nomor itu harus sudah terdaftar sebagai WABA dan terhubung di gateway. Kalau kamu belum punya, mulai dari syarat daftar WhatsApp API, lalu hubungkan nomornya. Begitu statusnya connected, field quality_rating dan kartu Quality Metrics langsung bisa kamu baca.

Harganya memakai model per nomor: Rp100.000 per bulan atau Rp1.200.000 per tahun untuk tiap nomor WhatsApp API resmi. Perhitungan lengkapnya ada di biaya WhatsApp API gateway. Dengan langganan itu kamu sudah mendapat rating yang kami baca langsung dari Meta, tier yang naik sendiri saat sehat, dan email saat ada nomor yang perlu kamu selamatkan.

Ditulis oleh

Rifaldy Elninoru

Founder Api.co.id dan Principal Engineer di PT Akselerasi Platform Indonesia. Membangun platform API serbaguna untuk developer dan perusahaan di Indonesia, mulai dari OCR, data regional, sampai validasi rekening bank. Founding Engineer Lumen Trade di Gotrade (YC S19), merancang mesin trading futures real time berikut integrasi MT4, MT5, dan protokol FIX. Sebelumnya Backend Engineer di Bank Rakyat Indonesia menggarap sistem Ceria dengan Go dan Node.js, serta Web Developer di Direktorat Jenderal Pendidikan Tinggi Kemdikbudristek.

Lihat semua artikel →
Scroll to Top